Misteri Adzan di Tengah Hutan Gunung Slamet, Ini Penjelasan Pakar Tiga orang pendaki dari Universitas Veteran Yogyakarta yang tersesat dan hilang dalam pendakian ke Gunung Slamet telah ditemukan, Ahad (15/2/2015). Mereka ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di ketinggian antara 2.658 mdpl hingga 2.792 mdpl.
Yang menarik, mereka menceritakan bahwa di tengah hutan saat hari mulai gelap mereka mendengar suara misterius seperti kumandang adzan. Padahal, di sana tidak ada orang dan tidak ada permukiman.
Suara misterius itu pula yang disampaikan oleh pendaki ketika mereka sempat mengirimkan SMS ke SAR Purbalingga untuk memberitahukan bahwa mereka tersesat, Jum’at 13 Februari 2015. Sayangnya, info tersebut tidak bisa dijadikan data untuk melacak lokasi keberadaan mereka.
Untungnya, pencarian Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil. Tim SAR Gabungan menemukan lokasi mereka di antara Pos 4 dan Pos 5 Gunung Slamet.
Lalu, bagaimana dengan suara adzan misterius yang mereka dengar? Tim SAR menjelaskan, apa yang mereka dengar bukanlah hal yang aneh. Suara seperti itu masuk akal dan wajar terdengar.
“Mendengar suara seperti itu di tengah hutan bukan sesuatu yang aneh, karena pada prinsipnya, suara aktivitas dari kaki gunung bisa merambat dan dapat terdengar hingga ke hutan di atas gunung,” kata Daru, Humas SAR Yogyakarta, seperti dikutip Viva.co.id.
Airlangga Firgianto, Januar Renaldo, dan Ronald Vidi Adiguna melakukan pendakian Gunung Slamet dari jalur Blambangan. Mereka mulai mendaki pada Sabtu 7 Februari 2015. Seharusnya mereka sudah kembali pada Kamis 12 Februari 2015. Namun karena tersesat, mereka kemudian mulai dicari Tim SAR dan ditemukan kemarin. [Siyasa/bersamadakwah]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar